Tags

, ,

Ini menyambung postingan lalu tentang cita-cita abang disini Klik ini >>

Untuk pengaruh lingkungan dan Televisi didalamnya, Aza mengalami proses percarian cita-cita. sebelumya, Aza bersikeras ingin menjadi Petugas Pemadam Kebakaran dan saya cukup senang mendengarnya, walaupun profesi tersebut tidak mendatangkan penghasilan untuk hidupnya kelak.

Berikutnya Aza ingin jadi Satria Pembersih, saya cuman bilang. “Ayah tidak bangga jika Aza menjadi Satria Pembersih” beberapa hari kemudian tepat tadi malam (8 Feb 2015, 08.30 pm) Aza ingin menjadi Dokter Kulit.

Pilihlah cita-citamu nak, selama cita-cita itu bukan menjadi profesi yang umum diajarkan sekolah (polisi, tentara, pilot, dokter, dan profesi berseragam lainnya). tapi tunggu dulu, dokter juga termasuk cita-cita yang umum kan? sedikit tidak setuju, sebagai ayah harus selalu mendukung dan berdoa untuk yang terbaik buat Aza.

Saya bertanya kenapa alasan ingin menjadi dokter kulit. Aza hanya menjawab, ingin mengobati Bunda jika sakit. MasyaAllah.

Satu hal lagi yang membuat saya terharu tadi malam, bunda terserang flu dan pilek. sebelum tidur Aza berdoa kepada Allah SWT. “Ya Allah, jaga bunda Aza dari sakit. sembuhkanlah Bunda”. 

Doakan agar keharmonisan keluarga saya tetap terjaga. luruskan niat untuk membangun keluarga dari rencana yang matang dan menjalani rencana tersebut. Aamiin.

Advertisements