Karena tadi malam kami kedokter kandungan hingga jam 11 malam, Aza tertidur di rumah neneknya. kebetulan rumah neneknya hanya bersebrangan dengan rumah kami.

Bangun pagi tadi, istriku jemput Aza dirumah neneknya. “bangun Aza” ketika dia membuka mata Aza langsung memeluk bundanya erat dan meneteskan air mata “bunda kemana…?” sama seperti bundanya, kalo saya pulang telat atau nginep diluar kota. kalo dah pulang, dipeluk erat juga. Alhamdulillah.

“ayah pana bunda?” tanya Aza.
“dirumah sayang”
“Tidak, Ayah dikanton” anakku menjawab

karena tidak percaya, Aza dibawa istriku kerumah. aku pun ada didepan pintu dengan berpakaian lengkap untuk kekantor. ketika Aza sampai didepan rumah melihatku, langsung nangis seperti tidak ketemu denganku berminggu-minggu. aku hinggapi, gendong dan peluk. dia peluk erat diriku. senang rasanya dipeluk anak pagi-pagi.

setengah jam kami sempatkan bermain dengan Aza. barulah kami kekantor. itupun tidak diijinkan oleh Aza

“Ayah dan bunda tidak boleh kekanton!” sambil telunjuknya di geleng2kan.

kami diam-diam pergi kekantor. semoga dia tidak ngambek seperti minggu sebelumnya.

Advertisements