Tags

Aku baru selesai dari toilet, abis kebelet boker. Karna kebelet itulah aku mesti menjadi Valentino Rossi agar cepat sampai kantor.

Namaku Rian, lengkapnya Rian Setiawan. Kuperkenalkan istriku yg cantik. Kutemukan di dunia maya. Dunia lain yg tidak semua org bisa. Tidak semua kan org bisa masuk dalam dunia online. Nenekku saja bingung kujelaskan dimana aku kenal.

Nenek : dimana cu? Kenal sama wenni?
Aku : kenal di online nek.
Nenek : dmana itu?
Aku : itu nek, lewat komputer
Nenek : bingung nenek.

Aku tau nenek sangat bingung. Tapi tenang nek, Wenni tetap ciptaan Tuhan yg maha Esa. Bukan ciptaan SteveJob

Istriku namanya Wenni Susanti. Anak pertama dari 2 saudari perempuan yg bernama Renni. Lahir di Balikpapan dan besar dikota yg sama. Karna itulah istriku belum pernah naik pesawat terbang.

Belum pernah naik pesawat terbang bukan berarti istriku gaptek. Dia sangat pintar, dia tau bentuk bentuk pesawat itu seperti apa. “Seperti burung kan Yah?” Suatu saat akan aku ajak istriku ke bandara. Istriku sangat pintar sehingga sekarang dia memegang suatu tanggungjawab disebuah perusahaan minyak terkenal. Sudah cantik, pintar lagi. Dialah tropi yg kumenangkan paling berharga. Tapi tidak akan kupajang seperti lukisan, tidak akan ku simpan dalam kulkas juga agar awet karna dia bukan makanan, aku ingin terus kubawa kemana aja, utk sementara fotonya dulu didalam smartphoneku, jaman sekarang lagu Slank Foto dlm dompet dah gak laku. Ketinggalan jaman. Foto istri itu skrg dalam smartphone dipajang jd wallpapers agar bisa kuliat kapan aja.

Ketika kami menikah, aku memiliki rencana ingin punya 4 anak. Tapi istriku tdk mau. “Nanti pintu surga ayah rusak” kata istriku.
Aku hanya menjawab “ciptaan Tuhan tdk bakal rusak sayang” kecuali si Kosim, emang udah rusak.

Kosim adalah pembantu baru kami, tapi dia gak suka masak. Jd aku bayar dia hanya utk bersih2 rumah. Bayarnya pun tdk pake uang, cuman pake barang2 utk mendukung dia utk menjadi metroseksual. Kayak farfum, baju V-neck, minyak rambut, sepatu boots dll.

Aku setuju Kosim tinggal dirumah karna level kegantengan Kosim tdk seberapa. Maaf Kosim, seberapa pun banyak minyak Tanco nyantol di rambutmu, minyak harum Axe disemprot ditubuhmu hanya akan membuat ayam tetangga pada sering ke halaman rumah. Bahkan hingga ninggalin kotoran. Aku tau itu hanya utkmu Kosim. Karna ayam2 itu mau liat kamu bersihin kotoran mereka. Bukankah luar biasa punya idola seperti mereka?

Maaf, aku jd ngomongin Kosim. Istriku itu pake jilbab. Untungnya tdk pake jilbab seperti hijaber2 yg muntelin2 kain dikepala dijadikan jilbab. Padahal dipelintir gimana pun, mukanya tetap gitu2 aja. Ya kan? Alhamdulillah istriku tdk begitu.

Sampai disini dulu aku cerita tentang istriku. Sudah waktunya ngegosip ama org2 kantor. Karna ini hari sabtu, hari ngegosip sekantor.

Advertisements